UFO

Published on Agustus 24th, 2017 | by OfficialAdmin

2

PHOENIX LIGHTS-UFO RAKSASA YANG MELINTAS DI LANGIT PHOENIX

Suatu Kamis yang tenang di Phoenix, Arizona, tepatnya tanggal 13 Maret 1997. Pada hari itu, terlihat seperti hari-hari yang lain bagi para penduduk. Tapi, siapa yang mengira bahwa akan ada kejadian luar biasa akan mereka kenang sepanjang masa pada malam harinya.
Pada malam hari di Phoenix, seorang wanita beserta anaknya, melihat sesuatu yang tidak biasa di langit malam. Sesuatu itu, telah menutupi langit yang berbintang, dan menggantikannya dengan sebuah permukaan berukuran besar dan berpijar redup. Wanita itu terus memperhatikan benda besar itu hingga nampaklah cahaya berwarna-warni seperti ekor.

Keinginan Sue Watson—wanita yang melihat benda besar itu—adalah mengabadikan apa yang dilihatnya ke dalam kamera. Sayangnya, dia tidak memiliki satupun kamera. Namun, andainya dia berhasil mengabadikan apa yang dilihatnya dengan kamera malam itu, tentu itu akan menjadi bukti rekaman UFO terbaik yang pernah ada, sebab untuk pertamakalinya ada rekaman UFO yang diambil dari jarak yang begitu dekat dengan pengamat.

“Bentuknya seperti bumerang,” kata Sue.
Sue Watson tidak kehabisan akal. Dia mengambarnya kedalam bentuk sketsa.

Sketsa UFO Sue Watson. Kurang lebih tertulis: Bagian belakangnya mungkin tidak seperti ini, tapi inilah bentuknya

Apa yang Sue Watson abadikan dalam sketsa itu adalah UFO raksasa yang berbentuk segitiga dengan beberapa lampu depan yang menyala kuning pada bagian depan. Menurut pengakuan Sue, pesawat aneh tersebut terbang dari Gunung Camelback menuju selatan.

 

Beruntung bagi Sue, 13 Maret malam itu dia rupanya tidak sedang berkhayal. UFO sebesar itu ternyata juga dilihat oleh banyak orang di Phoenix, Arizona. Kesaksian mereka tidak jauh beda dengan apa yang sudah dilihat oleh Sue, sebuah pesawat aneh berukuran sangat besar berbentuk seperti boomerang, dengan lapisan “perut” yang berpendar sinar lampu yang bersinar silih berganti pada tiap-tiap petak di permukaannya. Cahaya berwarna-warni seperti merah, hijau, kuning, ungu, pink dan berbagai macam warna lainnya—keluar dari arah belakang pesawat itu dan memanjang seperti ekor.

Kali ini, UFO tersebut tidak hanya terabadikan dalam sketsa maupun ingatan penduduk Phoenix kala itu, UFO segitiga itu juga terekam dari kamera video oleh seseorang yang merekamnya di kejauhan. Kalian bisa melihat rekamannya di sini. Berikut adalah videonya:

Phoenix lights 1997 – Original UFO footage part 2 – YouTube

 

UFO RAKSASA JUGA MUNCUL DI TEMPAT LAIN DI MALAM YANG SAMA
Sebelum masyarakat di Phoenix dikejutkan dengan UFO raksasa dan berbentuk busur, rupanya UFO lain telah terlihat lebih dahulu di atas Henderson, Nevada. Berbeda dari kesaksian yang berada di Phoenix yang mengatakan bahwa UFO tersebut berbentuk busur, para saksi mata di tempat lain malah bersaksi bahwa UFO tersebut memiliki bentuk seperti huruf V raksasa dengan lampu-lampu yang bisa dilihat jelas bagi siapapun yang ada di tempat itu. Catatan mengatakan bahwa seorang pria melihat pertama kali pada pukul 6.55 waktu pasifik (UTC-8). Pria itu mengatakan bahwa ukurannya kira-kira sebesar Boeing 747 (kira-kira 70meteran) dan memiliki suara seperti angin yang menerjang.

Hampir dua jam setelah itu, seorang polisi yang tidak disebutkan—dan saat itu berada di Paulden, Arizona, mengatakan bahwa dia melihat UFO raksasa ketika ia hendak meninggalkan rumahnya pada malam itu. Menurut kesaksiannya, UFO itu memancarkan cahaya jingga dengan empat lampu yang bersinar. Terdapat pula lampu kelima yang mengikuti. Saya berpendapat bahwa lampu kelima ada di tengah UFO dengan warna yang berbeda, sebab, saksi mata pun mengatakan bahwa keempat lampu itu terpisah pada sisi yang satu dengan yang lain.

LAPORAN YANG DIKENAL DENGAN PRESCOTT WITNESS
Prescott adalah nama sebuah daerah yang berlembah, dimana pada daerah ini UFO raksasa pada hari yang sama juga melintas dengan disaksikan oleh beberapa orang. Satu keluarga yang paling terkenal pada kesaksian itu adalah keluarga John Kaiser. John Kaiser mengaku melihat UFo raksasa itu ketika dia berserta istri dan anak laki-lakinya berada di luar rumah. Sedikit perbedaan dari yang dilihat saksi mata di Paulden, John mengaku melihat lampu-lampu berwarna merah pada bagian UFO tersebut.

“Benda tersebut bergerak dari barat menuju barat laut dan tanpa suara,” John bersaksi.

Dia tidak mampu mengetahui secara pasti setinggi apa jarak antara UFO tersebut dengan dirinya, tapi yang pasti dia mengatakan bahwa UFO tersebut terbang sangat rendah. John sempat mengamati UFO tersebut dengan teropong (binocular) hingga akhirnya tidak terlihat lagi ketika benda misterius it terbang menuju tenggara dari Prescott Valley. Seorang ilustrator, Laurry Lowe, telah membuat sebuah video ilustrasi berdasarkan deskripsi dari keterangan para Prescott Witness. Videonya tidak bisa saya unggah karena terlalu besar, tapi kalian bisa melihat videonya di sini.

 

KESAKSIAN LAIN DARI LYNNE D. KITEI
Tak kalah dari para saksi di sekitaran Prescott Valley sebelum UFO raksasa terlihat di Phoenix, seorang yang bernama Lynne D. Kitei mengaku bahwa obyek raksasa tersebut sebenarnya telah muncul dua tahun yang lalu. Kitei adalah lulusan S1 jurusan Sains di Universitas Temple, Filadelfia. Dia melanjutkan studi dan emraih gelar Sarjana Medis di kampus yang sama. Jadi, menurut kesaksian Kitei yang memang bukan warga dengan pendidikan biasa, pijaran bola sinar pernah muncul pada tahun 1995 di wilayah belakang dibalik rumahnya yang berada di Paradise Valley.

“Orbs tersebut membentuk formasi dan melayang dari jarak 100 yard (91,meter) dari rumah,” katanya.

Paradise Valley memang berada di wilayah Arizona. Disebut demikian karena memang lembah ini begitu indah.
Apa yang dilihat oleh Kitei adalah seperti ini:
Pada malam hari di tahun 1995, Kitei dan suaminya melihat ada tiga obyek berbentuk oval terformasi dalam bentuk segitiga tak jauh dari rumahnya. Tiga obyek oval tersebut memendarkan cahaya bewarna kuning-jingga. Kitei yang menyadari apa yang dilihatnya bukanlah helikopter ataupun pesawat, segera mengambil beberapa foto dari kamera miliknya. Tapi ketika dia memotret, hanya ada dua cahaya oval yang bersinar. Hal yang menarik dari kesaksian Lynne D. Kitei adalah ketika dia berkata,
“Sesuatu mengatakan padaku untuk memotretnya.”

Foto diambil oleh Lynne D. Kitei

 

Kitei tidak melihat apapun lagi setelah kejadian malam itu. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 13 Maret 1997, peristiwa bersejarah Phoneix Lights muncul dengan lebih dari seratus saksi melihat. Setelah kejadian itu, Kitei mengabdikan hidupnya selama tujuh tahun untuk meneliti penampakkan cahaya misterius yang serupa. Bukunya yang berjudul Phoenix Lights telah terbit dengan tebal 222 halaman, dan dibuat kedalam sebuah film dokumentasi yang meraih banyak penghargaan sebagai salah satu film dokumentasi terbaik.

TANGGAPAN MILITER
Fenomena ini tentu saja menjadi misteri masal, histeria, bagi penduduk di wilayah Arizona. Banyak laporan yang masuk untuk menanyakan benda apakah yang melayang pada malam itu. Kitei termasuk orang yang menanyakan kepada pihak militer. Tapi sebagaimana yang kita tahu, atau sebagaimana yang sering diperlihatkan di film-film, militer menutupi kejadian misterius yang terjadi pada tanggal 13 Maret 1997. Untuk meredam gelombang kepanikan, militer melayangkan klarifikasi bahwa deretan bola sinar yang tersusun dan dilihat oleh banyak orang di beberapa wilayah Arizona adalah flare dari pesawat.

Flare?

Pernahkah kalian melihat film-film semacam Iron Eagle atau Top Gun? Pada film-film yang demikian sering terlihat pesawat menembakkan roket pada pesawat musuh. Bagaimana roket bisa mengikuti gerakan pesawat musuh adalah dari sensor panas roket yang mengikuti panas pesawat musuh dari saluran pembakarannya, atau dengan kata lain “knalpotnya” pesawat. Fungsi flare adalah untuk mengacaukan roket tersebut. Kalian bisa melihat video flare di sini.

Flare yang dikeluarkan oleh pesawat

Flare terbuat dari komponen yang tersusun dari teknik panas atau pyrotechnic composition dengan bahan bakar magnesium atau subtansi lain yang mudah menimbulkan panas. Hati wanita yang cemburu tidak termasuk.

Jadi, ketika sebuah pesawat dikejar oleh roket musuh, dia akan mengeluarkan flare ini dari belakang. Flare ini terlihat seperti bola-bola api yang menyebar. Akibat panas yang ditimbulkan oleh flare, roket musuh “tertipu”.
Alasan flare tentu saja terkesan mengada-ada. Sebab, bagaimanapun, tidak mungkin lebih dari seratus warga salah melihat antara cahaya lampu dengan flare. Banyak warga melihat bahwa UFO tersebut memancarkan lampu pada formasi tertentu secara horizontal, sebelum menghilang satu demi satu perlahan-lahan. Sedangkan sifat flare adalah “terlempar keluar dari pesawat”, lalu karena gravitasi, dia jatuh dan berekor api. Apa yang dilihat warga bukanlah flare.
(gambar flare).

TANGGAPAN GUBERNUR
Fife Syminton adalah gubernur Arizone dengan masa jabatan sejak 6 Maret 1991 hingga 9 September 1997. Dengan rentang waktu yang demikian, dia tentu tidak melewatkan peristiwa Phoenix Lights. Apa yang diakatakan dalam konfrensi persnya setelah kejadian itu sungguh bisa dibilang berani.
“Aku adalah seorang pilot. Cahaya-cahaya di Phoenix tentu berasal dari pesawat, dan tidak ada pesawat buatan manusia yang seperti ini. Ini bukanlah flare karena flare tidak terbang demikian,” katanya seperti yang tertulis di CNN pada 9 November 2007.

Symington bahkan mengatakan “…a massive delta-shaped…It was dramatically large”.

Jadi jelaslah bahwa Phoenix Lights adalah sederetan cahaya lampu dari pesawat misterius yang berukuran sangat besar.
Tahun 1997 Symington mengalami tekanan politik dengan tuduhan pemerasan kepada bank-bank setempat. Namun tak lama kemudian tuduhan tersebut dihapus.

PENAMPAKKAN SETELAH 13 MARET 1997
Beberapa penampakkan terjadi setelah peristiwa tersebut. Kitei bahkan sempat memotret obyek yang nyaris sama dengan Phoenix Lights pada 10 Oktober 2001, sebulan setelah peristiwa robohnya gedung kembar WTC 9/11 September 2001).

 

Seorang saksi yang tidak disebutkan nama, mengaku melihat pesawat raksasa yang aneh di daerah Kingsman. Tidak diketahui kapan tepatnya.

Kemunculan tahun 2007
Cahaya misterius kembali muncul pada 6 Februari tahun 2007 dan dilaporkan oleh Fox News pada hari itu. Tapi pihak militer mengklaim bahwa penampakkan tersebut adalah Flares yang ditembakkan oleh F-16. Ada sebuah kemunculan lagi pada tahun 2008 di Phoenix, tapi saya tidak mengulaskan karena saya pikir penampakkan tersebut bukanlah sebuah UFO besar, tapi beberapa UFO dalam bentuk formasi yang berbeda-beda.

TANGGAPAN SKEPTIK
Seorang yang bernama Brian Dunning, pada 26 April 2007 menyimpulkan, setelah menganalisa berbagai data, foto, laporan-laporan bahkan video, dia sampai pada kesimpulan bahwa Phoenix Lights adalah flares. Titik.

LEBIH LANJUT MENGENAI PHOENIX LIGHTS
Dari keterangan para saksi mata, bisa kita simpulkan bahwa Phoenix Lights tidak diam pada suatu tempat, tapi bergerak dari satu wilayah ke wilayah lain. Hingga pada akhirnya benda tersebut berdiam, lalu lenyap entah kemana diikuti sederetan cahaya lampunya yang meredup satu demi satu.

Tapi pertanyaannya, kenapa ada dua identifikasi yang berbeda?

Sue mengatakan bahwa apa yang dilihatnya seperti bumerang.
Saksi mata di Henderson, Nevada mengatakan bahwa bentuknya adalah V raksasa.
Kitei mengatakan bahwa benda tersebut berbentuk segitiga (tahun 1995), dan berbentuk deretan (tahun 1997). Deretan ini bisa saja sama dengan apa yang dilihat Sue, yatu bumerang.

Jadi apakah pada 13 Maret 1997 terdapat lebih dari satu UFO raksasa yang melintas di Arizona?
Apakah kalian percaya itu Flare?
Saya pribadi tidak percaya itu Flare, walaupun tidak ada pendapat lain selain “bukan flare”.

 

sumber:

wikipedia

azcentral.com

CNN

Tags: , , , ,


About the Author



2 Responses to PHOENIX LIGHTS-UFO RAKSASA YANG MELINTAS DI LANGIT PHOENIX

  1. ambonemia says:

    Mantap website nya gan. Lanjutkan.
    Rindu sekali baca blog misteri begini semoga
    Blogger misteri yang lain mengikuti jejak
    Agan phenomena. Amin.

  2. Semoga Terus Update gan, Info” dari ente hampir sama kaya yg ditulis Bro.E Bener” Terperinci dan Jelas. Terus Berkarya Gan 👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑